Program Dasar Body Building



Prinsip2 dasar latihan beban adalah seperti ini:

Usahakan bisa berlatih 3-4 kali seminggu, diselingi dengan 1-2 kali seminggu latihan kardio. Janganlah berharap banyak akan hasil yang signifikan hanya dalam beberapa bulan saja. Targetkan minimal 1 tahun untuk permulaan. Ingat, tiap orang cara pelatihannya berbeda2 tergantung bentuk tubuh, tujuan latihan, stamina, kekuatan dan respon tubuh, juga pola makan yang telah terbentuk selama ini, jadi sesuaikanlah intensitas latihan anda dengan kondisi dan kemampuan anda. Lebih baik anda mengangkat beban sedang yang dilakukan dengan benar dan serius daripada mengangkat beban berat namun dengan gerakan yang tidak tepat atau terlalu dipaksakan di luar kemampuan anda. Jangan mencontoh saran2 dari instruktur/personal trainer yang umumnya suka menjejalkan beban yang terlalu berat atau salah gerakan. Berkonsultasilah dengan para member di gym yang sudah berpengalaman. Semakin lama anda berlatih, anda akan semakin tahu mana pola/program latihan yang tepat untuk anda. Pola/program untuk tiap orang memang tidak sama karena faktor genetika dan respon tubuh yang memang berbeda pada tiap orang. Basic training pastilah sama, namun untuk bisa lebih berkembang, cari dan rancanglah cara, urutan, variasi dan intensitas latihan anda sendiri pada waktunya nanti. Jadi, apa yang dilatih oleh seseorang dan berhasil dengan baik, belum tentu akan sama hasilnya jika diterapkan ke anda.

Yang jelas tiap latihan harus dimulai dengan pemanasan (umumnya dengan bersepeda statis atau jalan cepat di treadmill) sekitar 5-10 menit, peregangan sekitar 5 menit, kemudian baru berlatih beban. Selesai latihan beban dianjurkan untuk kembali melakukan peregangan sekitar 5 menit untuk melemaskan otot2 yang tadi dilatih.

Saran saya, mintalah program dasar yang paling utama pada instruktur senior di tempat anda berlatih. Dia akan memberikan program dasar sesuai dengan apa yang menjadi tujuan anda nanti. Program latihan dasar untuk pemula umumnya hanya menerapkan 2-3 variasi utama pada tiap bagian tubuh yang mau dilatih selama 3 bulan pertama, dan itupun harus dibagi secara proporsional tergantung dari waktu yang anda luangkan untuk berlatih selama seminggu secara rutin. Setelah 3 bulan, anda bisa mulai manambah atau mengganti latihan semula dengan variasi yang lain dan mencoba untuk mulai menambah beban sedikit demi sedikit. Penambahan beban secara bertahap atau yang sering disebut sebagai progressive overload adalah kunci utama dari muscle building, karena tanpa adanya penambahan beban selang waktu tertentu, maka otot tubuh juga akan berhenti berkembang menjadi otot yang lebih kuat dan besar.

Untuk menambah massa dan definisi otot secara umum, anda harus memperhatikan:
1) Program latihan dan cara yang tepat guna. Kenalilah berbagai macam gerakan latihan semacam compound movement (gerakan latihan yang mengenai otot utama/otot yang dilatih saat itu sekaligus mengenai otot tubuh lainnya) dan isolation movement (gerakan latihan yang hanya mengenai otot utama saja), dan gunakan 2-3 variasi utama saja sampai 3 bulan pertama. Setelah itu tambah atau ganti variasi selang 3 bulan berikutnya sehingga otot anda akan selalu dikejutkan dengan urutan program latihan yang baru. Tubuh mudah beradaptasi terhadap stress latihan beban, maka tanpa adanya perubahan urutan atau cara latihan selama periode tertentu, otot tidak akan berkembang dengan baik.
2) Jangan berlatih terlalu lama. 60-75 menit maksimal sudah cukup per sesi.
3) Jangan overtraining. Otot besar seperti dada, punggung, paha, dan juga secondary muscles seperti bahu dan hamstring perlu recovery minimal 48 jam sebelum anda bisa melatihnya lagi, jadi maksimal hanya boleh dilatih 2 kali seminggu, sedangkan otot kecil seperti biceps dan triceps boleh anda latih 2 hari berturut2 selama anda tidak menggunakan beban maksimum (baik gerakan isolation maupun compound) dan setelah itu harus off. Pada hari off, anda bisa berlatih kardio atau bagian lower body. Anda harus memberi otot anda istirahat yang cukup untuk bisa tumbuh dan berkembang menjadi otot baru yang lebih besar.
4) Usahakan menambah beban 2,5-5 kg apabila repetisi 10-12 kali sudah anda anggap ringan.
5) Berlatihlah lebih banyak menggunakan beban bebas (dumbbell dan barbell) daripada menggunakan mesin.
6) Cukupi asupan nutrisi yang berkualitas. Idealnya 40% protein : 40% karbohidrat baik : 20% lemak baik dari total kalori harian anda. Agar massa otot bisa berkembang dengan baik, anda harus menambahkan 500 kalori ekstra per hari dari total kalori harian anda saat ini dan bagilah makanan anda dalam porsi sedang dalam 5-6 kali makan untuk menjamin penyerapan nutrisi yang maksimal dan metabolisme makanan yang lebih baik. Nutrisi makro yang diperlukan untuk pembangunan massa otot setidaknya terdiri dari 2-2,5 gram protein + 3-4 gram karbohidrat kompleks dengan nilai glikemik rendah - sedang + 0.5 gram lemak baik per kg berat badan.
7) Usahakan tidur 7 jam sehari.
8) Minumlah air putih sekitar 4 liter per hari dan minum teh hijau sebagai antioksidan 3-4 gelas per hari (diminum setelah makan dan juga sebelum latihan).
9) Rajin2-lah membaca cara2 berlatih beban yang benar dan temukan mana yang paling tepat untuk anda.
10) Berlatihlah secara rutin, disiplin dan konsisten.
11) Jangan pernah tergoda untuk mengkonsumsi berbagai macam obat2-an prohormone maupun steroids, kecuali anda berkantong sangat tebal (bisa menghabiskan puluhan hingga ratusan juta setahun untuk proses cycling-nya) dan siap menanggung segala resiko efek sampingnya.

Selamat berlatih...

Read More......

Asus U6V Bamboo



Minggu, 10 Mei 2009

“Jadikanlah hidupmu seperti bilah bambu, kokoh berdiri menghadapi gelombang angin namun tetap lentur dan indah dipandang mata,” begitulah petuah menarik asal Cina yang bercerita tentang kearifan hidup pohon bambu. Bilah bambu sendiri memang banyak dimanfaatkan untuk membuat furniture atau bahan baku rumah lainnya berkat kelenturan, daya tahan, dan nilai estetika yang sedap dipandang mata. Kini bahan bambu pun dilibatkan dalam sebuah notebook. Bagaimana bisa?

Adalah pabrikan Asus yang mencoba membuat notebook yang tidak hanya ramah lingkungan namun juga benar-benar menggunakan bahan dari alam (yakni bambu) sebagai lapisan luar yang meliputi cover dan bagian alas tangan. Penggunaan bambu pada seri U6V Bamboo Series memang unik dan membuat tampilan notebook terlihat lebih alami serta memberi kesan berbeda jika Anda menyentuhnya.

Sensasi ini juga lebih terasa saat kita menggerakkan jari pada touchpad-nya. Kami akui kehadiran bahan alam ini setidaknya membuat notebook U6V tidak kaku dan memiliki karakter seni yang lebih kuat.

Model U6V Bamboo sendiri sebenarnya muncul dalam bentuk layaknya notebook 12” lainnya yang cukup ringan (< 2kg) untuk dibawa bepergian. Namun versi Bamboo agaknya dibuat dalam edisi terbatas (limited) sehingga belum jelas apakah akan dijual massal pula di tanah air. Namun siapa pun bakal terpikat dengan desain casing bambu yang berpadu dengan almunium yang kuat sehingga menampilkan citra produk berteknologi nan alami. Berkat desainnya yang unik ini, U6V Bamboo Series sempat menyabet penghargaan Best of Adventure Gear dari majalah National Geographic.

Spesifikasi U6V Bamboo cukup tinggi (prosesor P8600, RAM 3GB, harddisk 250GB, dan VGA GeForce 9300M GS). Fungsinya semakin lengkap dengan hadirnya fitur multimedia instan yang disebut Express Gate. Fungsi ini diaktifkan lewat tombol khusus dan dalam waktu sekitar 8 detik (tanpa melalui boot Windows) Anda akan dibawa masuk pada pilihan menu user-friendly untuk mengakses Web, mendengarkan musik, bermain game secara online, mengelola album foto, dan juga melakukan aktivitas chatting. Lewat Express Gate ini, Asus menawarkan pemakaian notebook dengan segera tanpa melalui Windows. Namun Anda dapat dengan mudah beralih ke sistem operasi Windows dengan mudah via menu dalam Express Gate ini.

Kinerja dan fasilitas U6V Bamboo cukup menyenangkan. Apalagi notebook ini juga menyediakan koneksi HDMI dan eksternal SATA yang umumnya muncul pada kelas multimedia. Sayangnya, kehadiran modem dial-up dan modem koneksi 3G masih bersifat opsional meski slotnya tampak sudah tersedia.

Untuk sekuriti, notebook ini juga dilengkapi dengan fingerprint. Namun yang lebih menarik adalah fasilitas pengenalan wajah yang disebut SmartLogon di mana notebook akan mengenali wajah si pemakai melalui Webcam. Dengan bantuan software Virtual Camera dapat dilakukan pula video conference dengan beberapa pengguna sekaligus. Singkatnya U6V Bamboo benar-benar memanjakan penggunanya dalam berkomputasi selain memgunggulkan desain yang memang bisa dibanggakan. Kalaupun ada kelemahannya mungkin hanya pada daya batere yang kurang awet.

SPESIFIKASI :

Prosesor.................: Intel Core 2 Duo P8600 (2,4GHz, 3MB cache, FSB 1066MHz)
RAM......................: 3GB, DDR2 800MHz (Dual-Channel)
Chipset..................: Intel PM45 (Cantiga)
Kartu Grafis.............: nVidia GeForce 9300M GS 256MB
Harddisk.................: 250GB SATA II
Optical drive............: DVD±R DL
Fasilitas................: Wi-Fi, Bluetooth, LAN, modem, card reader (4-in-1), 3 USB, HDMI, eSATA, Webcam, Express Card, Express Card, VGA-out.
Layar....................: 12,4”, resolusi 1280x800 pixel
Kartu suara..............: Realtek HD-Audio
Sistem Operasi...........: -
Batere...................: 4800mAh
Dimensi..................: 30,2x22,6x(2,2-3,3) cm
Bobot....................: 1,6kg
Garansi..................: 2 tahun
Situs Web................: www.asus.com

InfoKomputer

Read More......

Elevo Cocoon Mantis A10116



Minggu, 10 Mei 2009

Nama produk ini mengingatkan kita pada sebuah merek yang telah populer. Sebenarnya netbook yang satu ini merupakan produk lokal yang didesain di Singapura dan mulai diperkenalkan saat pameran Mega Bazaar lalu. Karena merupakan barang yang benar-benar baru, baik dari sisi produk maupun merek, Elevo seri Cocoon Mantis membutuhkan sesuatu yang bisa membuat konsumen terpikat. Faktor desain pun diperkuat agar Mantis tampil beda di antara para kompetitornya. Sebagus apakah itu?

Menilik fisiknya, netbook Mantis tampil sedikit berbeda dengan sudut sisi depan yang melancip sehingga memudahkan pengguna saat membuka cover-nya. Cover-nya yang didesain hitam metalik memang cukup menarik.

Daya tariknya ditambah lagi dengan logo produk yang terpampang pada bodinya menggunakan sistem ILM (in-line moulding), bukan menggunakan sistem sablon seperti netbook OEM umumnya. Engsel pembuka cover sendiri juga terlihat kuat agar strukturnya bisa dibuka-tutup berkali-kali.

Sebagai netbook berprosesor Intel Atom dan berlayar 10,1”, mungkin spesifikasi Mantis ini tidak banyak berbeda dengan netbook lainnya. Karena itulah, vendor menambahkan beberapa fitur agar Mantis terlihat lebih lengkap. Salah satunya dengan menghadirkan pilihan besaran RAM pada kartu grafis (VGA share – 64/128/224MB) sesuai kebutuhan.

Fungsi Bluetooth juga dimunculkan meski dalam bentuk dongle mini (USB) tambahan. Kedua fasilitas ini agaknya membuat Mantis tampil lebih atraktif. Bahkan, pilihan dengan modem 3G pun sudah disiapkan.

Pengguna yang terbiasa memakai notebook, boleh jadi akan menyukai segi ergonomis Mantis. Tombol keyboard besar yang dipadu dengan touchpad lebar memang nyaman untuk jari tangan meskipun tombol keyboard-nya tergolong keras. Selain harga jual, faktor kenyamanan jelas menjadi pertimbangan kuat konsumen memilih netbook yang rata-rata memiliki spesifikasi yang serupa.

Mantis sendiri dilengkapi memori 1GB, harddisk 160 GB, serta ditenagai sistem operasi Linux. Produk ini bisa dimiliki pengguna dengan harga sekitar Rp4,9 juta. Harga ini menurut kami belum kompetitif dibandingkan pesaing lokal lainnya.

SPESIFIKASI :

Prosesor....................: Intel Atom N270 (1,6GHz, 512MB cache, FSB 533MHz)
RAM.........................: 1GB, DDR2 533MHz
Chipset.....................: Intel i945GME
Kartu Grafis................: GMA 950 64-224MB
Harddisk....................: 160GB SATA
Optical drive...............: Tidak ada
Fasilitas...................: Wi-Fi b/g, LAN, card reader (4-in-1), USB (3), Webcam 1,3MP, VGA-out.
Layar.......................: 10,1”, resolusi 1024x600 pixel
Kartu suara.................: Realtek HD audio
Sistem Operasi..............: Linux Ubuntu
Baterai.....................: Li-ion 2200mAh
Dimensi.....................: 26,6x18,6x(3,3-3,6) cm
Bobot.......................: 1,24kg
Garansi.....................: 1 tahun
Situs Web...................: www.elevo.co.id
Harga kisaran*..............: Rp 4.890.000

InfoKomputer

Read More......

Quantel X10



Minggu, 10 Mei 2009

Mungkin banyak yang belum mengenal nama netbook Quantel meskipun pabrikan asal Taiwan ini merupakan pemasok komputer mobile ternama. Sebabnya boleh jadi karena Quantel kurang cepat merasuki konsumen Indonesia yang seringkali lebih percaya pada merek yang pertama masuk atau sudah lama mereka kenal.

Meskipun demikian, Quantel yang baru diperkenalkan di Indonesia tahun 2007 sebenarnya bukan merek “karbitan”. Di luar negeri, namanya sudah cukup berkibar. Dibandingkan kompetitor, Quantel berani menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang cukup miring melalu seri Quantel X10.

Sebelumnya Quantel hanya menghadirkan netbook dengan prosesor AMD LX800. Namun, kini model dengan CPU Intel Atom juga hadir meramaikan pasar komputer jinjing. Seri X10 merupakan varian dengan prosesor Atom N270 seperti netbook umumnya.

Namun di seri ini, Quantel menghadirkannya dengan ciri fisik yang menarik. Salah satunya dengan menawarkan pilihan warna cover hitam glossy, hijau apel, dan kuning metalik yang memikat mata.

Susunan keyboard pun, meskipun tergolong kecil, terlihat informatif dengan pembedaan warna pada fitur Function (Fn). Semua tombol ini sangat nyaman ditekan (termasuk touchpad-nya yang berukuran kurang dari 6cm). Satu hal yang kami sukai adalah disediakannya deretan shortcut multimedia yang jarang disertakan pada netbook lain.

Kalau membandingkan X10 dengan merek lain, mungkin Anda sedikit kecewa karena netbook berlayar 10,2” ini hanya dilengkapi harddisk berkapasitas 80 GB, sementara kompetitor membundelkan 160 GB. Karena itu bisa dikatakan bahwa Quantel “agak telat” mengantisipasi trend pasar.

Namun, dalam waktu dekat dikabarkan telah disiapkan netbook dengan kapasitas simpan yang lebih besar. Quantel juga mengklaim bahwa harga produk akan tetap kompetitif dibandingkan pesaing.

Dari sisi fitur, menurut kami X10 tetap serupa dengan netbook umumnya. Namun, ketersediaan slot Express Card menjadi nilai lebih bagi pengguna yang gemar menambah fasilitas pada netbooknya.

Untuk dipakai dalam aktivitas sehari-hari, netbook berbobot 1,3 kg ini sudah cukup sesuai khususnya dalam aktivitas perkantoran, komputasi ringan, dan Internet. Dengan baterai Li-ion berkapasitas 4000mAh, Quantel X10 mampu bertahan sampai sekitar 3 jam untuk pemakaian normal. Konsumsi daya bahkan akan bisa lebih dihemat dengan cara menurunkan tingkat kecerahan (brightness) layar.

Kalau Anda ingin mengakses Internet via jaringan selular 3G, port USB maupun slot Express Card sudah tersedia. Slot ekspansi Express Card ini juga bisa dipakai untuk koneksi lain seperti eSATA ataupun FireWire.

SPESIFIKASI :

Prosesor................: Intel Atom N270 (1,6GHz, 512MB cache, FSB 533MHz)
RAM.....................: 1GB, DDR2 533MHz
Chipset.................: Intel i945GME
Kartu Grafis............: GMA 950
Harddisk................: 80GB
Optical drive...........: Tidak ada
Fasilitas...............: Wi-Fi b/g, LAN, card reader (4-in-1), USB (3), webcam 1,3MP, VGA-out.
Layar...................: 10,2”, resolusi 1024x600 pixel
Kartu suara.............: Realtek HD audio (ALC662G)
Sistem Operasi..........: Linux Linpus
Baterai.................: Li-ion 4000mAh
Dimensi.................: 26,6x18,6x(3,3-3,6) cm
Bobot...................: 1,33kg
Garansi.................: 1 tahun
Situs Web...............: www.quantel.co.id
Harga kisaran*..........: Rp 4.190.000

InfoKomputer

Read More......